Ilustrasi – Ada milyaran benda langit yang melayang-layang di luar sana tanpa kita sadari. (Gambar: Pixabay.com)
Apa saja yang ada di langit sana? Tentu
kita tahu ada matahari, ada planet-planet yang mengelilingi matahari dan
ada satelit yang mengelilingi planet.
Apakah hanya itu? Tentu saja tidak, ada milyaran benda langit lain
yang melayang-layang di luar angkasa. Di artikel ini kita akan bahas
tentang komet, asteroid, meteoroid, meteor, dan meteorit. Siap?
1. Asteroid
Asteroid adalah benda langit berukuran sangat kecil dan juga memiliki
orbit terhadap matahari. Artinya, asteroid juga mengelilingi matahari.
Asteroid terbentuk dari batu luar angkasa, dengan sedikit kandungan
logam seperti nikel dan besi.
Asteroid-asteroid berkumpul di sebuah lintasan yang sangat terkenal,
berada di antara jalur lintasan orbit Mars dan Jupiter, dinamakan sabuk
asteroid, atau Main Asteroid Belt. Di sabuk asteroid ini ada empat asteroid paling besar yang pernah diteliti, bernama Ceres, Vesta, Pallas, dan Hygiea.
2. Komet
Komet, atau comet, adalah benda langit yang tersusun dari
berbagai material gas dan air yang mengeras menjadi es. Ukuran komet
sendiri sebenarnya tidak terlalu besar. Diameter nukleus, atau inti
komet, paling besar hanya 10 kilometer.
Komet juga memiliki lintasan mengelilingi matahari, tapi bentuknya
eklips atau lonjong. Sesekali lintasan komet ini berada sangat dekat
dengan matahari, di saat inilah sebagian es yang ada pada komet menguap
terkena panas matahari.
Uap ini membentuk ekor komet yang panjangnya bisa ratusan kilometer.
Komet dengan ekor panjang inilah yang sering terlihat dari bumi,
biasanya harus dengan bantuan teleskop tertentu.
Komet yang paling terkenal bernama komet Halley,
diumumkan pertama kali oleh ahli astronomi, Edmond Halley, tahun 1705.
Komet Halley menghabiskan 75 tahun untuk satu kali orbit penuh. 75 kali
lipat lebih lama dari bumi. Komet Halley terakhir terlihat pada tahun
1986, dan kemunculan berikutnya adalah pada tahun 2061. Tertarik
menunggu?
3. Meteoroid
Meteoroid ini adalah bebatuan luar angkasa, berukuran kecil dan
melayang-layang secara bebas dan tidak mengorbit pada apapun. Meteoroid
dipercaya adalah pecahan dari komet atau asteroid.
4. Meteor
Meteor adalah benda langit yang ditunggu kemunculannya. Mengapa? Karena benda inilah yang biasa kita kenal dengan sebutan si bintang jatuh. Beberapa orang percaya bahwa ketika melihat bintang jatuh, segala doa yang kita panjatkan pada saat itu akan terkabul.
Jadi, sesekali benda-benda langit, yang paling sering adalah
meteoroid, berada terlalu dekat dengan bumi dan tertarik gravitasi bumi.
Nah, dalam proses jatuhnya, meteoroid ini mengalami gesekan dengan
lapisan atmosfer dan terbakar habis sebelum bisa menyentuh permukaan
planet kita. Proses jatuh dan terbakarnya meteoroid ini terkadang bisa
terlihat jelas dari bumi dan dinamakan meteor. Beberapa orang
menyebutnya “bintang jatuh” atau shooting star.
5. Meteorit atau Meteorite
Karena ukuran si meteor terlalu besar, kadang saat ia jatuh tidak
terbakar sampai habis di atmosfer. Masih ada sisanya yang “selamat”
mencapai bumi dan jatuh dengan tenaga yang luar biasa. Meteor yang
selamat sampai ke bumi inilah yang dinamakan meteorit.
Salah satu peristiwa jatuhnya meteorit yang terkenal adalah yang
terjadi di Arizona, Amerika Serikat, sekitar 50 ribu tahun yang lalu.
Peristiwa tersebut membentuk sebuah kawah dengan kedalaman 170 meter
dengan lebar hampir satu setengah kilometer. Wow!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar