Inilah Pesan Moral dari Nabi Muhammad SAW, Pesan moral adalah amanat dan kata-kata bermanfaat yang disampaikan
sebagai bahan amalan didunia, berikut pesan moral yang disampaikan Nabi
besar Muhammad SAW, yang patut kita baca dan kita cermati,
Kata Mutiara dan Pesan Moral Terhebat Nabi Muhammad SAW
“Orang
yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah
orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)
“Barang
siapa yang bersabar atas kesulitan dan himpitan kehidupannya, maka aku
akan menjadi saksi atau pemberi syafaat baginya pada hari kiamat.” (HR.
Tirmidzi).
“Sungguh menakjubkan urusan orang beriman! Sesungguhnya
semua urusannya baik. Dan yang demikian tidak dapat dirasakan oleh
siapapun selain orang beriman. Jika ia memperoleh kebahagiaan, maka ia
bersyukur. Bersyukur itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa mudharat,
maka ia bersabar. Dan bersabar itu baik baginya.” (HR. Muslim)
“Hendaklah
kalian bersikap jujur, karena kejujuran itu akan membawa pada kebaikan,
sedangkan kebaikan akan membawa kepada surga. Tidaklah seorang bersikap
jujur & selalu berbuat jujur hingga ia ditulis di sisi Allah
sebagai orang yg jujur. Dan hendaklah kalian menjauhi sikap dusta,
karena kedustaan itu akan membawa pada kekejian, sedangkan kekejian akan
membawa kepada neraka. Dan tidaklah seorang berbuat dusta & selalu
berdusta hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR.
Bukhari)
“Katakanlah yang sebenarnya (haq) walau pahit sekalipun.” (HR Ibnu Hibban)
“Barangsiapa yang menipu maka tidaklah ia termasuk golonganku.”(HR. Muslim: 102)
“Jual
beli (bisnis) yang mabrur (sesuai syariat dan tidak mengandung unsur
tipuan dan dosa) dan pekerjaan yang dilakukan seseorang dengan kedua
tangannya.” (HR. Ahmad)
“Penjual dan pembeli keduanya bebas memilih
selagi keduanya belum berpisah. Maka jika keduanya jujur dan saling
menjelaskan dengan benar, maka akan diberkahi pada bisnis keduanya.
Namun jika menyembunyikan cacat dan dusta, maka terhapuslah keberkahan
jual beli tersebut.” (HR. Bukhari – Muslim)
“Semoga Allah mengasihi
seseorang yang mudah (bermurah hati) apabila menjual, mudah (murah hati)
apabila membeli dan mudah (murah hati) apabila menagih hutang.” (HR.
al-Bukhari 2076)
“Seorang pebisnis yang jujur lagi amanah, maka ia akan bersama para nabi, shiddiqin dan syuhada.” (HR. Tirmidzi)
“Simpanlah sebagian dari hartamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (HR. Bukhari).
“Harta
itu hijau lagi manis, maka barangsiapa yang mencarinya untuk
kedermawanan dirinya maka harta itu akan memberkahinya. Namun
barangsiapa yang mencarinya untuk keserakahan (ambisius, tamak) maka
harta itu tidak akan memberkahinya, seperti orang yang makan namun tidak
kenyang.” (HR. Bukhari)
“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan
banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu
merasa cukup.” (HR. Bukhari Muslim)
“Setiap persendian manusia wajib
bersedekah pada setiap hari di mana matahari terbit di dalamnya: engkau
berlaku adil kepada dua orang (yang bertikai/berselisih) adalah sedekah,
engkau membantu seseorang menaikannya ke atasnya hewan tunggangannya
atau engkau menaikkan barang bawaannya ke atas hewan tunggangannya
adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah yang
engkau jalankan menuju (ke masjid) untuk shalat adalah sedekah, dan
engkau menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari
dan Muslim)
“Aku datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan
beliau sedang membaca ALHAAKUMUT TAKAATSUR, lalu beliau bersabda :”
Anak Adam (Manusia) berkata :’Hartaku, hartaku.’” Kemudian Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam berkata lagi:’Wahai anak Adam tidaklah ada
dari hartamu kecuali yang engkau makan kemudian lenyap, atau (pakaian)
yang engkau pakai kemudian usang, atau yang engkau shadaqahkan dan jadi
simpananmu (di akhirat)” (H.R Muslim 2958).
“Tidak sempurna iman
salah seorang kalian, sehingga ia mencintai kepada saudaranya apa yang
ia cintai bagi dirinya.”. (H.R. Al-Bukhari)
Dari Sahl bin Sa’ad
radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di
surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi
wa sallam, serta agak merenggangkan keduany
“Sebaik-baik rumah tangga muslim ialah yang di dalamnya ada anak yatim yang dilayani dengan baik” (H.R. Ibnu Majah)
“Aisyah
radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam
berasabda: “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap
keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.”
(Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Ash
Shahihah (no. 285)).
Dari Abi ‘Abdillah Tsauban Bin Bujdad bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan
seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang
ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia
infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.”
(HR. Muslim)
Dari Abu Abdurrahman bin Mas’ud ra., ia berkata : Saya
bertanya kepada Nabi saw. : “Amal apakah yang paling disukai oleh Allah
Ta’ala ?” Beliau menjawab : “Salat pada waktunya.” Saya bertanya lagi :
“Kemudian apa ?” Beliau menjawab : “Berbuat baik kepada kedua orang
tua.” Saya bertanya lagi : “Kemudian apa ?” Beliau menjawab : “Berjihad
(berjuang) di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Seorang mukmin
bukanlah orang yang suka mencela dan melaknat; bukan orang yang keji,
dan bukan orang yang buruk perkataannya.” (HR. Tirmidzi, ia berkata,
“Hadits ini hasan shahih”).
“Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku
agar kalian bersikap rendah hati hingga tak seorangpun yang bangga atas
yang lain dan tidak ada yang berbuat aniaya terhadap yang lain” (HR
Muslim 2853)
Dari Abdillah bin Mas’ud ra. bahwa Rasulullah saw
bersabda, “Orang yang mempunyai sifat sombong sedikit saja di dalam
hatinya tidak akan masuk surga.” Seseorang berkata, “Bagaimana halnya
ihwal seseorang yang mempunyai pakaian-pakaian yang indah dan
sepatu-sepatu yang indah?” Rasulullah saw bersabda, “Allah itu indah dan
Allah menyukai keindahan (Seseorang tidak disebut sombong jika ia
mempercantik dirinya). Kesombongan terletak pada penolakan terhadap
kebenaran dan memandang orang lain rendah.” (H.R. Muslim)
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan zuhud atau tidak cinta kepada dunia.
Ada
dua hal tidak tertandingi kejelekannya, yaitu: Berbuat syirik dan
membuat rugi umat Islam. Begitu pula, terdapat dua perkara yang tidak
tertandingi kebaikannya, ialah : Beriman kepada Allah, serta memberi
manfaat kepada umat Islam.
Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
Makanlah Sebelum Lapar dan Berhentilah Sebelum Kenyang.
Tiga
sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang
diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.
Pahlawan
bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi
pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala
ia marah.
Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.
Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.
Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.
Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.
Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.
Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.
Seseorang
yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka,
sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.
Ingatlah,
boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau
membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.
Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.
Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.
Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.
Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.
Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.
Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.
Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.
Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.
Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.
Sifat orang yang berlilmu tinggi adalah merendahkan hati kepada manusia dan takut kepada Tuhan.
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Tiga
sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang
diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.
Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.
Demi
Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga
ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri
Tiga
sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu
yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan
Pahlawan
bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi
pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala
ia marah
Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia
Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.
Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus meski hanya sedikit.
Wahai
Sayyidina Ali! Ketahuilah olehmu bahwa ada dua golongan yang celaka di
hadapanmu. Pertama yaitu yang terlalu cinta kepadamu. Dan kedua yang
terlalu benci kepadamu.
Lihatlah orang-orang yang dibawahmu dalam
usrusan harta dunia, dan jangan sekali-kali melihat yang berada di
atasmu, supaya kamu tidak meremehkan karunia Allah yang diberikan
kepadamu.
Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh kebajikan meski
kelihatannya tidak berharga, yaitu seperti ketika kamu menyambut temanmu
dengan menampakkan wajah berseri-seri.
Orang dermawan
dekat kepada Allah, dekat pada rahmat-Nya, serta selamat dari
siksa-Nya. Sedang orang kikir, jauh dari Allah, jauh dari rahmat-Nya dan
dekat sekali kepada siksa-Nya.
Tanda tanda orang yang celaka antara lain: Bergairah dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan haram, menjauhi nasihat
Hidup didunia hanya merupakan tempat tinggal sementara untuk melanjutkan perjalanan nan jauh menuju keabadian.
Ya Allah! Seandainya Engkau akan mengadili kelak pada hari kiamat, maka jangan Kau adili aku di dekat
Cintai dan sayangilah para fakir miskin, maka Allah akan menyayangimu.
Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan zuhud atau tidak cinta kepada dunia.
Ada
dua hal tidak tertandingi kejelekannya, yaitu: Berbuat syirik dan
membuat rugi umat Islam. Begitu pula, terdapat dua perkara yang tidak
tertandingi kebaikannya, ialah : Beriman kepada Allah, serta memberi
manfaat kepada umat Islam.
Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.
Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.
Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.
Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.
Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.
Seseorang
yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka,
sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.
Ingatlah,
boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau
membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.
Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.
Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.
Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.
Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.
Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.
Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.
Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.
Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.
Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.
Lihatlah
orang-orang yang dibawahmu dalam urusan harta dunia, dan jangan
sekali-kali melihat yang berada di atasmu, supaya kamu tidak meremehkan
karunia Allah yang diberikan kepadamu.
Jangan sekali-kali kamu
menganggap remeh kebajikan meski kelihatannya tidak berharga, yaitu
seperti ketika kamu menyambut temanmu dengan menampakkan wajah
berseri-seri.
Orang dermawan dekat kepada Allah, dekat pada
rahmat-Nya, serta selamat dari siksa-Nya. Sedang orang kikir, jauh dari
Allah, jauh dari rahmat-Nya dan dekat sekali kepada siksa-Nya.
Tanda
tanda orang yang celaka antara lain: Bergairah dalam mengerjakan
perbuatan-perbuatan haram, menjauhi nasihat ulama dan selalu menyendiri
jika mengerjakan shalat.
Hidup didunia hanya merupakan tempat tinggal sementara untuk melanjutkan perjalanan nan jauh menuju keabadian.
Cintai dan sayangilah para fakir miskin, maka Allah akan menyayangimu.
Demi
Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga
ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.